Hadapi Koruptor, Ini Cara Baru Dilakukan Presiden Filipina - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengancam akan melempar para pejabat korup dari helikopter. Pejabat yang korup nantinya akan di bawa ke Manila menggunakan helikopter dan akan dilempar keluar.
Sebagaimana dikutip dari BBC.com, tindakan ini akan ia lakukan jika ada pejabat yang menggelapkan dana bantuan kepada para korban serangan angin topan. Ia mengatakan bahwa orang yang ia lempar dari helikopter adalah penculik yang membunuh seorang sandera. Namun, dia tidak menyebutkan kapan dan di mana melempar orang dari helikopter.
Salah seorang juru bicaranya, Martin Andanar, belum lama ini mengatakan bahwa pernyataan Duterte 'harus dianggap serius namun jangan diterjemahkan secara mentah-mentah'. Pada hari Kamis (29/12), Presiden Duterte sepertinya mengecilkan ancaman melempar pejabat korup dari helikopter tersebut.
Di masa lalu Duterte mengeluarkan pernyataan-pernyaaan kontroversial, tapi kemudian membantahnya. Pada 16 Desember silam, Presiden Filipina ini pernah mengatakan menembak mati tiga tersangka penjahat saat menjadi wali kota Davao.
Duterte menjabat sebagai wali kota Davao selama 20 tahun dan ketika menduduki jabatan tersebut angka kejahatan menurun tajam namun ia juga menghadapi tuduhan ikut mendukung pembentukan 'pasukan maut'.
Sebagai presiden ia berjanji memberantas peredaran atau perdagangan narkoba dan bertekad membasmi korupsi, jika perlu dengan membunuh jutaan warga. Hampir 6.000 orang dilaporkan tewas baik oleh polisi, kelompok pengamanan swakarsa, dan kelompok bayaran sejak Duterte menjadi presiden.
Partai-partai oposisi dan organisasi HAM menyerukan pemakzulan namun ia tetap populer di mata rakyat yang ingin dirinya membersihkan Filipina dari korupsi. Bagaimana dengan Indonesia?? Hadapi Koruptor, Ini Cara Baru Dilakukan Presiden Filipina
Profil Presiden Filipina, Rodrigo Duterte
Siapa Rodrigo Duterte yang kini menjabat sebagai Presiden Filipina? Sebagaimana dikutip dari Wikipedia, Rodrigo "Rody" Roa Duterte, yang berjuluk Digong, adalah seorang politikus dan pengacara Filipina keturunan Visayan. Dia dilahirkan pada 28 Maret 1945 di Kota Maasin, Filipina. Sebelumnya, pria yang berkebangsaan Filipina pernah menjabat sebagai Mayor of Davao City (2013–2016). Dan kini menjadi Presiden yang paling banyak mendapat simpati dari masyarakat Filipina.